Presiden Prabowo Subianto mengganti Dadan Hindayana dari dari posisi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) dan mengangkat Wakil Kepala BGN, Nanik S Deyang berubah menjadi Kepala BGN. Isu pergantian kepala BGN ini rupanya turut berubah menjadi perhatian pelaku pasar.
FX Analyst CNBC Indonesia Research, Elvan Chandra Widyatama mengungkap bahwa pasar terus memperhatikan pengelolaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan BGN yang memakan anggaran yang besar dari APBN. Di tengah gejolak global yang sangat besar, tata Kelola MBG dikhawatirkan akan semakin menekan daya tahan APBN untuk menjaga defisit di Bawah 3%.
Seperti apa perhatian pasar terhadap tata daya tahan APBN menghadapi gejolak global? Selengkapnya cermati dialog Crysania Suhartanto dengan FX Analyst CNBC Indonesia Research, Elvan Chandra Widyatama dalam Squawk Box, CNBC Indonesia (Rabu, 03/06/2026)
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

