PT Hasnur Internasional Shipping Tbk (HAIS) membukukan penurunan laba bersih menjadi Rp18,8 miliar pada semester I-2026.
Laba HAIS turun 44,85 persen dibandingkan periode serupa tahun sebelum itu RpRp34,09 miliar seiring dengan susutnya volume kargo.
Direktur Keuangan Hasnur Internasional Shipping, Rickie menuturkan, perdagangan komoditas dan permintaan jasa pengangkutan turut memengaruhi aktivitas pada segmen tugboat dan barge.
"Dalam kondisi pasar yang masih dinamis, fokus kami bukan semata mengejar volume, tetapi memastikan setiap aktivitas operasional dapat menyalurkan kontribusi yang sehat terhadap profitabilitas dan arus kas. Karena itu, kami semakin selektif dalam menentukan rute, mengoptimalkan utilisasi armada, serta menjaga disiplin biaya,” ujar Rickie dalam keterbukaan informasi BEI, Jumat (31/7/2026).
Seiring penurunan laba, pendapatan perseroan juga tergerus dari Rp434 miliar di semester I-2025 berubah menjadi Rp372,35 miliar hingga Juni 2026.
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

