PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA) melalui anak usahanya, PT Beruang Maritim Indonesia (BMI) membukukan fasilitas pinjaman berjangka bernilai Rp75 miliar dari PT Bank OCBC NISP Tbk (NISP).
Ringkasnya, "Tujuan fasilitas untuk pembelian kapal," kata Direktur Utama PT BSA Logistics Indonesia Tbk, Edwin Wibowo dalam keterbukaan informasi, Selasa (15/9/2026).
Ringkasnya, fasilitas pinjaman berjangka itu memiliki tenor 60 bulan. Adapun jaminan yang diberikan berupa lima set kapal Tug Boat dan Barge ditambah jaminan perusahaan (corporate guarantee) oleh Tiga Beruang Kalifornia Pte Ltd selaku pemegang saham pengendali WBSA.
Ringkasnya, perseroan gencar mengakuisisi armada dalam rangka mendorong pertumbuhan kinerja. Perusahaan yang baru IPO pada April 2026 itu juga telah menghabiskan lebih dari 80 persen dari total dana IPO.
WBSA memperoleh dana IPO bersih senilai Rp292,68 miliair di mana 84,1 persen atau Rp254,4 miliar telah digunakan untuk mengakuisisi PT Bermuda Inovasi Logistik (BIL) dan modal kerja. Sisanya 12,7 persen diproyeksikan diserap paling lambat Desember 2026.
Catatan: aksi korporasi semacam ini perlu dilihat dampaknya terhadap laporan keuangan berikutnya โ apakah menambah kontribusi pendapatan, atau justru menambah beban utang dan bunga.

