Ringkasnya, pT Wijaya Karya Beton Tbk atau WIKA Beton (WTON) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 10 Juli 2026. Dalam rapat tersebut, Kuntjara kembali ditetapkan kembali memimpin WIKA Beton.
Kepercayaan penuh dari pemegang saham ini berubah menjadi landasan kuat untuk menjaga kesinambungan visi, kelancaran eksekusi proyek-proyek strategis jangka panjang, serta memastikan pertumbuhan nilai yang stabil di tengah dinamisnya industri konstruksi
Selain mempertahankan Kuntjara sebagai direktur utama, RUPSLB juga menyetujui perubahan di kursi dewan komisaris. Langkah penyegaran susunan pengurus ini diambil guna menjaga kelincahan organisasi, alhasil WIKA Beton semakin bersiap dan tangguh dalam menjawab tantangan bisnis material konstruksi di masa depan.
Ringkasnya, perseroan mengangkat Yudha Permana Jayadikarta, Direktur Eksekutif Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia (METI) sebagai Komisaris Utama. Dia menggantikan Wilan Oktavian.
Selain itu, agenda lain dalam RUPSLB ini yakni pengesahan Perubahan Rumusan Penghasilan Dasar Pensiun (PhDP). Penyesuaian rumusan pensiun ini adalah bentuk nyata apresiasi perusahaan untuk memastikan kesejahteraan yang lebih baik bagi para Insan WIKA Beton di masa purnabakti mereka.
Perlindungan hari tua yang lebih terjamin diyakini akan semakin meningkatkan motivasi, produktivitas, dan loyalitas tim dalam menyalurkan karya terbaik.
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

