PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk memenuhi sisa kewajiban Cash Flow Available for Debt Services (CFADS) sesudah menunda pembayaran kupon ke-8 Obligasi Waskita Beton Precast I Tahun 2022 dan Obligasi Waskita Beton Precast II Tahun 2022 yang jatuh tempo pada 25 September 2026.
Perseroan menargetkan ketersediaan CFADS untuk memenuhi pembayaran kupon tersebut dalam waktu paling lambat 90 hari. Langkah tersebut masih mengacu pada ketentuan Perjanjian Perdamaian dan Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi Waskita Beton Precast I dan II.
Untuk memenuhi sisa kewajiban CFADS, WSBP menyiapkan empat langkah strategis. Pertama, memastikan proses produksi atas kontrak yang sedang berjalan masih dilakukan untuk mendukung kelangsungan bisnis perseroan.
Kedua, WSBP akan menjalin komunikasi secara proaktif dengan pelanggan guna memastikan penerimaan kas dari piutang usaha. Langkah ini menjadi bagian dari upaya perseroan meningkatkan arus kas masuk di tengah penerimaan piutang yang belum menyentuh target.
Ringkasnya, ketiga, perseroan mengevaluasi opsi penyelesaian piutang dengan pelanggan, termasuk menempuh upaya hukum yang tersedia dan terukur terhadap piutang usaha yang telah jatuh tempo. Keempat, WSBP mengimplementasikan program efisiensi beban usaha untuk menjaga arus kas perseroan.
Catatan: aksi korporasi semacam ini perlu dilihat dampaknya terhadap laporan keuangan berikutnya โ apakah menambah kontribusi pendapatan, atau justru menambah beban utang dan bunga.

