IDXChannel—Cermati 20 saham pemberat IHSG pada perdagangan Juli 2026. Indeks Harga Saham Gabungan ditutup di level 6.236, meningkat 10,51 persen dari Juni dan masih tercatat turun 16,68 persen sejak awal tahun.
Nilai kapitalisasi pasar IHSG juga tercatat mengalami kenaikan sebesar10,36 persen secara bulanan berubah menjadi Rp10.923 triliun dan masih mengalami pelemahan senilai 19,04 persen dari realisasi kapitalisasi pasar pada awal tahun.
Dari 23 hari perdagangan, nilai transaksi IHSG menyentuh Rp329,20 triliun, secara bulanan turun 25,97 persen dari Juni. Sementara itu, meningkat 2,05 persen sejak awal tahun. Jumlah saham yang diperdagangkan menyentuh 655,59 miliar saham.
Saham yang menempati posisi pertama pada deretan pemberat atau laggard terhadap pergerakan IHSG adalah PT Mora Telematika Indonesia Tbk (MORA), dengan perubahan harga senilai -9,42 persen.
Sementara itu, dengan kapitalisasi pasar yang besar, yakni Rp298,59 triliun, bobotnya terhadap pergerakan IHSG menjadi yang terbesar, yakni sebesar -11,97 poin. Pada posisi kedua adalah PT Sinar Mas Multiartha Tbk (SMMA).
Catatan: pergerakan indeks mencerminkan sentimen pasar jangka pendek. Untuk trader, disiplin pada area support dan risk management tetap menjadi kunci. Untuk investor, pantau market breadth dan saham dengan likuiditas kuat sebelum mengambil posisi.

