Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir mengalami kenaikan 0,75 persen ke 6.450 poin pada penutupan sesi II perdagangan Selasa (18/8/2026). Saham-saham milik Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam kompak terbang.
Ringkasnya, penguatan harga saham tersebut dipicu oleh rumor akuisisi saham mayoritas PT Bayan Resources Tbk (BYAN) oleh Haji Isam. Harga saham batu bara milik Datu Low Tuck Kwong itu melejit 19,79 persen ke Rp17.250.
Saham-saham Haji Isam juga ikut terangkat. Saham PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) naik sebesar 25 persen ke Rp2.510, PT Dana Brata Luhur Tbk (TEBE) meroket 25 persen ke Rp1.715, dan PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN) melejit 20 persen ke Rp9.175.
Haji Isam dikabarkan tertarik mengakuisisi 62 persen saham PT Bayan Resources Tbk, salah satu produsen batu bara raksasa di Kalimantan setelah foto Haji Isam dan Datu Low Tuck Kwong beredar. Hingga kini, belum ada konfirmasi atau bantahan atas rumor tersebut meski belakangan diskusi keduanya dsebut hanya seputar kolaborasi pembangunan proyek kereta api di bumi Borneo.
Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG konsisten berada di zona hijau dengan rentang tertinggi di level 6.490. Sebanyak 303,6 juta lot saham diperdagangkan dengan frekuensi 2,19 juta kali. Nilai transaksi menyentuh Rp13,7 triliun.
Catatan: pergerakan indeks mencerminkan sentimen pasar jangka pendek. Untuk trader, disiplin pada area support dan risk management tetap menjadi kunci. Untuk investor, pantau market breadth dan saham dengan likuiditas kuat sebelum mengambil posisi.

