STOCKWATCH.ID, JAKARTA โ PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF) bersiap melunasi surat utang yang dalam waktu dekat jatuh tempo. Total nilai kewajiban yang harus dibayarkan menyentuh Rp1,3 triliun.
Berdasarkan publikasi PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) Kamis 16 Juli 2026, surat utang yang akan jatuh tempo terdiri atas dua instrumen berbeda. Pertama, Obligasi Berkelanjutan VII Tahap II Tahun 2025 Seri A bernilai Rp900,0 miliar. Kedua, Sukuk Mudharabah Berkelanjutan VI Tahap II Tahun 2025 Seri A sebesar Rp400,0 miliar.
PEFINDO membukukan kedua efek utang ini akan jatuh tempo pada 31 Oktober 2026. Obligasi milik ADMF ini mengantongi peringkat idAAA. Sementara itu, untuk sukuk mendapatkan peringkat idAAA(sy).
Manajemen ADMF berkomitmen menyelesaikan kewajiban tersebut tepat waktu. Perusahaan diproyeksikan menggunakan sumber pendanaan dari kantong sendiri untuk pembayaran ini.
โPerusahaan berencana melunasi surat utang yang diproyeksikan jatuh tempo tersebut menggunakan dana internal,โ tulis PEFINDO dalam laporannya di Jakarta, dikutip Jumat (17/7/2026).
Kondisi likuiditas perusahaan pembiayaan ini terpantau sangat mencukupi. Per akhir Juni 2026, posisi kas dan setara kas ADMF tercatat bernilai Rp1,4 triliun.
Jumlah kas tersebut melampaui total nilai utang yang diproyeksikan jatuh tempo pada akhir Oktober mendatang. Hal ini menunjukkan kesiapan finansial ADMF dalam memenuhi kewajiban kepada para pemegang unit obligasi dan sukuk.
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

