Inti Fikasa Sekuritas, salah satu pemegang saham PT Bekasi Asri Pemula Tbk (BAPA) mengurangi porsi kepemilikan dengan melepas sebanyak 200 ribu lembar sahamnya di perusahaan tersebut. Transaksi dilakukan tanggal 01 Juli 2026.
Berdasarkan laporan perubahan kepemilikan saham yang disampaikan Manajemen Perseroan ke BEI, Senin 6 Juli 2026 terungkap, Inti Fikasa Sekuritas melepas saham BAPA pada harga Rp314 per lembar bernilai Rp62,8 juta. Tujuan transaksi adalah merealisasikan keuntungan investasi.
Setelah transaksi tersebut, kepemilikan Inti Fikasa Sekuritas atas BAPA melemah ke 62.836.100 unit atau setara 9,49% saham, dari sebelum itu sebanyak 63.036.100 unit atau setara dengan 9,53% saham.
Kini, Manajemen BAPA tengah berupaya mendongkrak kinerja melalui sejumlah strategi bisnis pada 2026. Perseroan berencna untuk menjalankan renovasi rumah ready stock.
Ringkasnya, perseroan juga tengah menjajaki kerja sama dengan mitra strategis untuk melalukan pengembangan kavling anak usaha dalam rangka mmendongkrak penjualan perseroan. Adapun kedua anak usaha Perseroan adalah PT Karya Graha Cemerlang dan PT Puriayu Lestari.
Hingga pukul 14.45 WIB perdagangan sesi II di Bursa Efek Indonesia, Senin 6 Juli 2026, saham BAPA tercatat naik 8,47% menjadi Rp410 per unit dibanding sehari sebelum itu di Rp378 per unit. Selama periode sepekan, saham BAPA meroket sebesar 45,38%.
Jika dibandingkan harga penutupan 9 uni 2026 senilai Rp76 per unit terhadap penutupan Jumat kemarin, maka harga saham emiten pengembang properti tersebut meroket hingga 397,36%.
PT Bekasi Asri Pemula Tbk (BAPA) bergerak dalam bidang konstruksi dan pengembangan real estat dan bangunan komersial. Didirikan pada bulan Oktober 1993, kemudian mulai beroperasi secara komersial pada tahun 2004. Perusahaan ini menjalankan IPO pada bulan Januari 2008. BAPA dan anak perusahaannya mengembangkan dan mengelola proyek perumahan yang berlokasi di Serpong dan Bekasi.
Catatan: aksi korporasi semacam ini perlu dilihat dampaknya terhadap laporan keuangan berikutnya โ apakah menambah kontribusi pendapatan, atau justru menambah beban utang dan bunga.

