PT Antam (Persero) Tbk (ANTM) membukukan penurunan kinerja operasional. Produksi emas dan nikel, baik bijih nikel maupun feronikel turun sepanjang Januari-Juni 2026.
Pada periode tersebut, Antam memproduksi 13.921 troy ons, mengalami pelemahan 1,1 persen dibandingkan semester I-2025 senilai 14.082 troy ons. Sementara produksi perak juga ikut mengalami pelemahan 6,8 persen berubah menjadi 80.763 troy ons dari 86.678 troy ons, mengacu pada laporan kuartalan Antam, Jumat (31/7/2026)
Sementara itu, produksi bijih nikel sepanjang semester I-2026 menyentuh 7,78 juta wet metric ton (wmt), turun 14,5 persen dan feronikel juga turun 14,1 persen menjadi 7.788 ton nikel (TNi).
Untuk bauksit, produksi turun 7,4 persen menjadi 1,28 juta wmt. Chemical Grade Alumina menjadi satu-satunya komoditas yang produksinya meningkat 12,2 persen menjadi 100,2 ribu ton.
Ringkasnya, perseroan berkomitmen untuk menerapkan operational excellence dan mengoptimalisasi kapasitas produksi di tengah dinamika industri pertambangan dan kondisi pasar yang fluktuatif.
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

