PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) akan menyalurkan dividen final untuk tahun buku 2024 sebesar Rp522,150 miliar atau setara Rp20,69 per saham pada 09 Juni 2026. Hal itu dikemukakan Hidayat Dwiputro Sulaksono, Direktur ARCI dalam keterbukaan informasi ke BEI, Senin (11/5/2026).
Hidayat menyatakan, dividen final yang akan dibayarkan sebesar AS$30 juta. Ini setara dengan Rp522,15 miliar apabila dikonversikan dengan nilai tengah rata-rata Bank Indonesia pada tanggal 07 Mei 2026 sebesar Rp17.405 per AS$.
Sebelum itu pada 16 Desember 2025, Perseroan telah mendistribusikan dividen interim sebesar AS$30 juta. Ini setara dengan 499,83 miliar. Dengan demikian, total dividen tunai ARCI untuk tahun buku 2025 menyentuh AS$60 juta, setara dengan Rp1,021 triliun. atau sebesar 58,5% dari laba tahun berjalan.
Ringkasnya, “Rencana pembagian dividen tersebut telah diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) ARCI pada tanggal 07 Mei 2026,” katanya.
Penerima dividen, berdasarkan Hidayat adalah pemegang saham Perseroan yang namanya tercantum dalam daftar pemegang saham (DPS) ARCI per 21 Mei 2026. Adapun cum dan ex dividen ARCI di Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi ditetapkan masing-masing pada 19 dan 20 Mei 2026, serta masing-masing pada 21 dan 22 Mei 2026 di Pasar Tunai.
ARCI membukukan laba yang berpotensi diatribusikan kepada pemilik entitas induk senilai AS$101,821 juta pada tahun 2025. Perseroan memiliki saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya senilai AS$234,078 juta per 31 Desember 2025. Adapun jumlah ekuitas ARCI tercatat senilai AS$362,927 juta.
Catatan: pastikan Anda mencatat tanggal cum-dividen dan recording date. Harga saham biasanya menyesuaikan (turun) pada ex-date sebesar nilai dividen. Selalu verifikasi tanggal pembayaran melalui keterbukaan informasi di IDX.

