PT Asia Pacific Investama Tbk (MYTX) membukukan peningkatan kinerja pada paruh pertama tahun berjalan (Januari-Juni 2026). Perusahaan yang bergerak di bidang garmen dan tekstil itu membukukan laba bersih usai membukukan keuntungan kurs cukup besar.
Sepanjang semester I-2026, MYTX membukukan laba bersih sebesar Rp57,9 miliar, berbalik dari posisi rugi pada periode serupa tahun sebelumnya sebesar Rp14,8 miliar.
Mengacu laporan keuangan unaudited, Jumat (17/7/2026), penjualan neto MYTX meningkat 3,6 persen menjadi Rp508,2 miliar. Sementara itu, beban pokok penjualan yang besar justru membuat MYTX mengalami rugi kotor Rp1,9 miliar dari sebelum itu laba Rp4,9 miliar.
Selain itu, perseroan menghadapi kenaikan beban penjualan menjadi Rp6,3 miliar. Sementara itu, keuntungan kurs yang didapat hingga Rp99,9 miliar membuat laba usaha MYTX meroket 467 persen menjadi Rp87 miliar.
MYTX juga harus membayar beban keuangan sebesar Rp26,9 miliar, alhasil laba sebelum pajak meroket menjadi Rp60,1 miliar dari sebelum itu rugi Rp15,3 miliar.
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

