PT Asuransi Harta Aman Pratama Tbk (AHAP) milik konglomerat Anthony Salim resmi mengantongi restu pemegang saham untuk melaksanakan Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) alias penerbitan hmetd.
Restu tersebut didapat dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada 2 Juli 2026. Sebanyak 3,12 miliar saham atau 63,68 persen hadir dan menyalurkan dukungan terhadap aksi korporasi tersebut.
Rapat tersebut beragendakan dua mata acara. Pertama, persetujuan atas rencana penerbitan hmetd dan perubahan anggaran dasar terkait struktur permodalan dalam rangka penerbitan hmetd.
Kedua, pemberian kuasa kepada direksi untuk menjalankan segala tindakan terkait penerbitan hmetd, termasuk jumlah pasti saham yang akan diterbitkan, rasio pemegang saham, hingga harga pelaksanaan rights (HMETD).
Dalam prospektus yang dikutip Jumat (10/7/2026), Asuransi Harta akan meluncurkan maksimal 3,5 miliar saham baru. Harga pelaksanaan HMETD dipatok Rp50 per saham, di bawah harga saham AHAP di pasar reguler yang menembus level Rp100 per saham. Melalui aksi korporasi ini, perseroan berpotensi membukukan dana segar maksimal Rp175 miliar.
Catatan: rights issue berpotensi mengakibatkan dilusi bagi pemegang saham lama yang tidak ikut serta. Perhatikan harga pelaksanaan dan rasio HMETD sebelum memutuskan.

