PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) membukukan kinerja positif sepanjang kuartal I-2026, didukung operasi panas bumi yang stabil, peningkatan produksi listrik dari segmen angin, serta pengelolaan biaya yang disiplin.
Pada Januari-Maret 2026, BREN membukukan pendapatan konsolidasi sebesar USD165 juta atau setara Rp2,8 triliun, meningkat 8 persen secara tahunan. Peningkatan kinerja top line tersebut didorong oleh produksi listrik panas bumi yang stabil serta kinerja kuat dari segmen angin.
"Operasi panas bumi perseroan terus menyalurkan produksi listrik yang konsisten dan andal selama kuartal ini. Kami juga berhasil menyelesaikan proyek retrofit Wayang Windu pada kuartal pertama 2026, yang semakin memperkuat fondasi operasional perseroan ke depan," kata CEO Barito Renewables, Hendra Soetjipto Tan dalam keterangan resmi dikutip Sabtu (2/5/2026).
EBITDA meningkat 11,4 persen menjadi USD145 juta dengan margin meningkat dari 86,4 persen menjadi 87,6 persen. Pada periode serupa, laba bersih menyentuh USD43 juta, meningkat 33 persen dibandingkan kuartal I-2025 yang sebesar USD34 juta.
Reli laba bersih BREN didukung oleh penurunan biaya pendanaan. Penurunan beban bunga tersebut mencerminkan dampak berkelanjutan dari inisiatif optimalisasi utang yang telah digelar pada tahun-tahun sebelum itu.
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

