Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan atau suspensi atas saham PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA). Keputusan tersebut dilakukan setelah saham yang baru saja IPO tersebut naik secara signifikan.
Saham WBSA yang melantai di Bursa pada 10 April 2026 tercatat mengenai batas auto reject atas (ARA) selama enam hari berturut-turut. Reli harga tersebut membuat sahamnya membukukan kenaikan akumulatif hingga lebih dari 300 persen.
Pada perdagangan akhir pekan lalu, Bursa sempat menyematkan status Unusual Market Activity (UMA) pada saham WBSA. Sementara itu, peringatan tersebut tak mampu menghentikan laju pergerakan harga saham WBSA yang kembali naik 25 persen ke level Rp685.
"Dalam rangka cooling down sebagai bentuk perlindungan bagi investor, PT Bursa Efek Indonesia memandang perlu untuk menjalankan penghentian sementara perdagangan saham PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA) pada tanggal 20 April 2026," kata Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Yulianto Aji Sadono dalam pengumuman Senin (20/4/2026).
Suspensi perdagangan saham WSBA dilakukan di pasar reguler dan pasar tunai. Aji menekankan, keputusan ini untuk menyalurkan waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan investasi di saham WBSA.
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.
