Dibuka melemah di 7.560,285, Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) pada perdagangan Rabu (22/4/2026) kembali ditutup melemah 17,768 poin atau mengalami pelemahan 0,24% ke 7.541,612, dari penutupan Selasa (21/4/2026) di level 7.559,380. Tiga indeks sektor hari ini mengalami penurunan, yaitu IDXENERGY, IDXBASIC dan IDXPROPERT mengalami pelemahan masing-masing 0,16%, 0,68% dan 0,03%.
Sementara 8 (delapan) indeks sektor lainnya mengalami kenaikan antara 0,04% sampai dengan 4,76%. IHSG hari ini sempat mengalami kenaikan ke level tertinggi harian di 7.578,051 dan terendah di 7.513,939.
Turunnya IHSG hari ini dipicu oleh harga saham 240 emiten yang berakhir melemah. Sementara harga saham 440 emiten ditutup mengalami kenaikan dan 141 saham emiten tidak mengalami perubahan harga pada Rabu (22/4/2026).
Emiten yang harga saham unggulan ditutup mengalami pelemahan pada Rabu ini, antara lain, BBCA mengalami pelemahan 0,77% jadi Rp6.450 per saham. BBRI mengalami pelemahan 0,92% jadi Rp3.240, TLKM mengalami pelemahan 0,33% jadi Rp3.000, dan UNVR mengalami pelemahan 1,94% ke harga Rp1.765 per saham.
Selain itu, saham BRPT mengalami pelemahan 1,74% jadi Rp2.260 per saham. BNBR mengalami pelemahan 1,74% jadi Rp226, PTRO mengalami pelemahan 0,79% jadi Rp6.250, CUAN mengalami pelemahan 1,31% jadi Rp1.510, DEWA mengalami pelemahan 1,79% jadi Rp550, dan DSSA mengalami pelemahan 9,71% ke harga Rp2.510 per saham.
Sementara harga saham ESSA mengalami kenaikan 2,38% jadi Rp860 per saham. BIPI mengalami kenaikan 2,80% jadi Rp294, BRMS mengalami kenaikan 0,56% jadi Rp905, BBNI mengalami kenaikan 2,68% jadi Rp3.830, SSIA mengalami kenaikan 11,08% jadi Rp1.805, ENRG mengalami kenaikan 3% jadi Rp1.890, dan ANTM mengalami kenaikan 1,74% ke harga Rp4.100 per saham.
Total volume perdagangan saham di BEI Rabu (22/4/2026) mengenai 49,397 miliar lembar saham senilai Rp18,070 triliun dengan frekuansi transaksi sebanyak 2.948.959 kali. Nilai transaksi hari ini turun tipis dibandingkan Selasa (21/4/2026) sebesar Rp18,009 triliun.
Adapun kapitalisasi pasar pada Rabu (22/4/2026) ini tercatat senilai Rp13.361.362 triliun, mengalami pelemahan dari Rp13.468.528 triliun, Selasa (21/4/2026). Sementara itu, mayoritas indeks bursa Asia pada Rabu (22/4/2026) ini ditutup bervariasi.
Indeks Nikkei 225, (Tokyo/Jepang) dan Shanghai ditutup mengalami kenaikan masing-masing 0,40% dan 0,52%. Sementara indeks Hang Seng (Hong Kong) dan Straits Times mengalami pelemahan masing-masing 1,22% dan 0,24%.
Catatan: pergerakan indeks mencerminkan sentimen pasar jangka pendek. Untuk trader, disiplin pada area support dan risk management masih berubah menjadi kunci.
Ringkasnya, untuk investor, pantau market breadth dan saham dengan likuiditas kuat sebelum mengambil posisi.
Catatan: pergerakan indeks mencerminkan sentimen pasar jangka pendek. Untuk trader, disiplin pada area support dan risk management tetap menjadi kunci. Untuk investor, pantau market breadth dan saham dengan likuiditas kuat sebelum mengambil posisi.
