Sebagai media online yang kredibel di bidang ekonomi, terutama investasi dan keuangan, investor.id telah berubah menjadi inspirasi bagi banyak orang dalam berinvestasi. Berikut 5 berita paling populer hingga Selasa (28/4/2026):
1. Saham Mencapai 5.900-an, Bos BBCA Memberi tanggapan
Harga saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) pada perdagangan Senin, 27 April 2026 ditutup pada level Rp5.975 per saham, turun 75 poin atau 1,24%. Bahkan, sempat mengenai Rp5.950 per saham pada awal perdagangan sesi pertama.
Melihat kondisi tersebut, Presiden Direktur BCA Hendra Lembong menerangkan bahwa perseroan pun memiliki rencana aksi korporasi pembelian kembali saham (pembelian kembali saham) yang telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada bulan lalu.
Dalam RUPST pada 12 Maret lalu, pemegang saham menyetujui rencana pembelian kembali saham dengan nilai maksimal Rp5 triliun.
Ringkasnya, 2. Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Selasa 28 April 2026: Berbalik Arah
Harga emas batangan PT Antam Tbk (ANTM) terpantau berbalik terangkat pada Selasa, 28 April 2026.
Dipantau dari laman Logam Mulia, harga emas Antam (ANTM) hari ini naik Rp5.000 ke level ini. Sementara itu, harga akumulasi kembali atau pembelian kembali saham emas Antam (ANTM) pada Selasa (28/4/2026) juga terangkat.
Cermati harga pecahan emas batangan โ belum termasuk pajak โ yang tercatat di laman Logam Mulia Antam (ANTM) pada Selasa (28/4/2026) di sini.
3. Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Selasa 28 April 2026, Tinjau Detailnya
Ringkasnya, harga emas perhiasan terpantau stabil di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas pada Selasa pagi, 28 April 2026.
Dengan tren yang terus bergerak dinamis, calon pembeli maupun investor emas perhiasan disarankan untuk terus memantau harga agar bisa mengambil keputusan terbaik, baik untuk membeli maupun melepas emas.
Tinjau daftar harga emas perhiasan berdasarkan data dari Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai kadar karat pada Selasa (28/4/2026) di sini.
Ringkasnya, 4. Harga Emas Diteropong Menembus Level Ini pada Akhir 2026
Ringkasnya, harga emas dunia diprediksi masih memiliki peluang untuk melampaui level US$ 5.000 per troy ounce pada akhir tahun 2026, meski tengah berada dalam tren yang fluktuatif hingga bertahan di US$ 4.700.
Dikutip dari Kitco News, Selasa (28/4/2026) Kepala Strategi Lintas Aset di Amundi Investment Institute, Lorenzo Portelli menuturkan bahwa ia melihat guncangan pada sektor energi global dipicu konflik di Timur Tengah hanya akan berdampak jangka pendek pada inflasi.
Portelli menyoroti inflasi inti AS yang masih di atas target Federal Reserve sebesar 2%, sementara itu belum meningkat secara signifikan.
5. Emiten Afiliasi Hermanto Tanoko Mengungkap secara terbuka soal Laba Ngacir 4.000%
Emiten terafiliasi konglomerat Hermanto Tanoko, PT Superior Prima Berhasil Tbk (BLES) terus menunjukkan penguatan fundamental bisnisnya. Kinerja kuartal I- 2026 mencerminkan perkembangan yang baik, terutama dari sisi penjualan dan laba bersih.
Perseroan membukukan pendapatan sekitar Rp334 miliar, naik 6,3% dibandingkan periode serupa tahun sebelumnya sebesar Rp314 miliar. Kenaikan ini didorong oleh meningkatnya volume penjualan seiring bertambahnya kapasitas produksi.
Dari sisi laba, peningkatannya jauh lebih signifikan. Laba bersih tercatat sebesar Rp46,9 miliar, meroket tajam lebih dari 4.000% dibandingkan Rp1,1 miliar pada kuartal I-2025. Peningkatan ini tidak hanya didorong oleh pertumbuhan penjualan, tetapi juga oleh efisiensi penggunaan bahan baku yang berhasil menekan biaya pokok penjualan (HPP).
Ringkasnya, editor: Indah Handayani
Ringkasnya, follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Ringkasnya, baca Berita Lainnya di Google News
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

