PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN) berencana menyalurkan dividen tunai untuk tahun buku yang berakhir 31 Desember 2025 sebesar Rp516,228 miliar atau Rp35 per saham pada tanggal 18 Juni 2026.
Budi Darwan Munthe,Corporate Secretary BFIN dalam pengumuman, Jumat 22 Mei 2026 menuturkan, jumlah dividen tersebut menyentuh 32,63% dari laba bersih BFIN tahun 2025 sebesar Rp1,581 triliun.
Menurut Budi, dividen tunai akan dibagikan kepada pemegang saham Perseroan yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) BFIN per 04 Juni 2026. Cum dan ex dividen di pasar Reguler dan Negosiasi BEI ditetapkan pada 02 dan 03 Juni 2026, serta cum, sementara ex dividen di Pasar Tunai pada 04 dan 05 Juni 2026.
Budi menjelaskan, rencana pembagian dividen tersebut, telah diputuskan oleh pemegang saham Perseroan dalam rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) BFIN yang digelar pada tanggal 20 Mei 2026.
Data keuangan per 31 Desember 2025 yang mendasari pembagian dividen BFIN tersebut. Emiten pembiayaan konsumen ini membukukan laba bersih yang berpotensi diatribusikan kepada pemilik entitas induk senilai Rp1,581 triliun pada 2025.
Per 31 Desember 2025, jelas Budi, emiten yang bergerak di bidang pembiayaan konsumen ini memiliki saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya senilai Rp9,846 triliun dengan ekuitas senilai Rp10,653 triliun. (konrad)
Catatan: pastikan Anda mencatat tanggal cum-dividen dan recording date. Harga saham biasanya menyesuaikan (turun) pada ex-date sebesar nilai dividen. Selalu verifikasi tanggal pembayaran melalui keterbukaan informasi di IDX.

