PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BRIS) menyatakan rencana menjalankan Penambahan Modal Dengan Menyalurkan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) II atau penerbitan hmetd dengan meluncurkan sebanyak-banyaknya 6,8 miliar saham seri B. Adapun nilai nominalnya Rp500 per saham (saham baru).
Dilansir dari keterbukaan informasi, Rabu (30/9/2026), perseroan diproyeksikan menggunakan seluruh dana hasil PMHMETD II untuk memperkuat permodalan dan meningkatkan kapasitas penyaluran pembiayaan dalam rangka mendukung pertumbuhan usaha perseroan.
Manajemen BRIS menekankan, permodalan untuk mendukung bisnis perseroan pada 2027 diproyeksikan meningkat dari Rp51,07 triliun di 2026 menjadi Rp64,41 triliun di 2027, sementara Capital Adequacy Ratio (CAR) diproyeksikan meningkat dari 20,38 persen menjadi 23,31 persen.
Ringkasnya, di sisi lain, penguatan permodalan perseroan diharapkan mendukung pertumbuhan skala usaha perseroan secara berkelanjutan, termasuk mendukung upaya perseroan dalam meningkatkan kelompok bank berdasarkan modal inti sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Catatan: rights issue berpotensi mengakibatkan dilusi bagi pemegang saham lama yang tidak ikut serta. Perhatikan harga pelaksanaan dan rasio HMETD sebelum memutuskan.

