PT BUMA Internasional Grup Tbk (DOID) berencana menjalankan pembelian kembali (pembelian kembali saham) saham dengan alokasi dana internal maksimum sebesar US$ 6 juta atau setara Rp104,25 miliar (asumsi kurs Rp17.351,01).
Jumlah saham yang diproyeksikan dibeli kembali tidak diproyeksikan melebihi 10% dari jumlah modal ditempatkan dan disetor penuh dalam perusahaan.
"Dengan mempertimbangkan alokasi dana maksimum senilai US$ 6 juta, pelaksanaan transaksi ini tidak memiliki dampak material bagi kinerja keuangan dan kegiatan usaha perusahaan," tulis manajemen DOID dalam keterbukaan informasi, Senin (18/5/2026).
Pertimbangan dilakukannya pembelian kembali saham saham DOID antara lain menyalurkan nilai tambah kepada pemegang saham perusahaan selain dari pembagian dividen serta penerapan program kepemilikan saham oleh manajemen dan karyawan sebagai salah satu upaya perusahaan dalam program retensi karyawan.
Baca Juga: IHSG Ambruk 3,08% ke 6.396 Sesi I, Selasa (19/5), Top Losers LQ45: KEUNTUNGAN, INCO, DEWA
Manajemen DOID berkeyakinan bahwa transaksi pembelian kembali saham saham tidak akan berdampak buruk terhadap kegiatan usaha perusahaan, mengingat perusahaan memiliki modal dan arus kas yang cukup untuk melaksanakan pembiayaan transaksi bersamaan dengan kegiatan usaha perusahaan.
Untuk memuluskan rencana pembelian kembali saham saham, DOID akan meminta restu dari para pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada 24 Juni 2026.
Tinjau Berita dan Artikel yang lain di Google News
Catatan: pastikan Anda mencatat tanggal cum-dividen dan recording date. Harga saham biasanya menyesuaikan (turun) pada ex-date sebesar nilai dividen. Selalu verifikasi tanggal pembayaran melalui keterbukaan informasi di IDX.

