Ringkasnya, pT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) melaporkan pembayaran kupon surat utang hari ini, Selasa (7/7/2026).
Ringkasnya, melansir keterbukaan informasi tanggal 7 Juli 2026, BSDE membayar kupon untuk dua surat utang.
Ringkasnya, yaitu, Obligasi Berkelanjutan III Bumi Serpong Damai Tahap I Tahun 2022 Seri B. Serta, Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Bumi Serpong Damai Tahap I Tahun 2022 Seri B.
Sekretaris Perusahaan BSDE Ricardo Arif Dharmawan menuturkan, perseroan membayar kupon ke-17 untuk masing-masing surat utang.
Ringkasnya, kedua surat utang itu masing-masing punya bunga 7,75% dan bermata uang rupiah.
Baca Juga: Pasca IPO, Niramas Utama (JELI) Membidik Pertumbuhan Pendapatan 26% di 2026
Ringkasnya, obligasi Berkelanjutan III Bumi Serpong Damai Tahap I Tahun 2022 Seri B bernilai nominal Rp4,89 miliar.
Ringkasnya, sementara, Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Bumi Serpong Damai Tahap I Tahun 2022 Seri B bernilai nominal Rp2,64 miliar.
Ringkasnya, “Perseroan telah menempatkan total dana pembayaran bunga ke-17 Obligasi Berkelanjutan III Bumi Serpong Damai Tahap I Tahun 2022 Seri B dan Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Bumi Serpong Damai Tahap I Tahun 2022 seri B ke rekening pembayaran PT Kustodian Sentral Efek Indonesia pada tanggal 3 Juli 2026,” sebut BSDE dalam keterbukaan informasi tersebut.
Dalam perkembangan sebelum itu, BSDE membukukan penurunan kinerja sepanjang periode Januari-Maret 2026.
Mengutip laporan keuangannya Selasa (30/6/2026), BSDE membukukan pendapatan usaha Rp2,36 triliun per kuartal I 2026. Ini turun 12,29% secara tahunan dari Rp2,7 triliun di kuartal I 2025.
BSDE mengantongi laba bersih Rp277,62 miliar sepanjang kuartal I 2026, mengalami pelemahan 9,23% YoY dari Rp305,87 miliar.
Melansir RTI, BSDE ada di level Rp565 per saham per 7 Juli 2026 pukul 11.05 WIB. Sahamnya mengalami kenaikan 4,63% dalam sebulan. Sejak awal tahun, BSDE mengalami pelemahan 37,57% year to date (YTD).
Ringkasnya, baca Juga: BEI Kaji Ulang Ketentuan Papan Pemantauan Khusus
Tinjau Berita dan Artikel yang lain di Google News
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

