PT Sariguna Primatirta Tbk (CLEO), emiten produsen air minum dalam kemasan (AMDK), optimistis mampu mempertahankan pertumbuhan penjualan sepanjang 2026 meski di tengah ketidakpastian ekonomi global dan domestik. Hingga kuartal I-2026, perseroan membukukan penjualan sebesar Rp774,4 miliar atau meningkat 15,8 persen dibandingkan periode serupa tahun sebelum itu (year-on-year/yoy).
Manajemen menilai kondisi daya akumulasi masyarakat yang masih terjaga menjadi salah satu faktor pendukung prospek bisnis perusahaan pada tahun berjalan. Berdasarkan data hingga April 2026, daya akumulasi masyarakat tercatat masih meningkat di kisaran 5,61 persen.
CEO CLEO, Melisa Patricia, menuturkan daya akumulasi masyarakat adalah faktor penting yang menopang pertumbuhan berbagai sektor industri, termasuk industri AMDK.
“Daya akumulasi masyarakat yang tetap terjaga adalah kunci pembuka bagi pertumbuhan dalam berbagai industri. Perseroan juga melihat bahwa dari tahun ke tahun industri AMDK konsisten bertumbuh. Dengan demikian, meskipun ketidakpastian ekonomi masih menjadi tantangan, CLEO tetap optimistis dapat membukukan kinerja penjualan yang positif tahun berjalan,” ujar Melisa dalam keterangannya, Selasa (2/6/2026).
Menurutnya, prospek industri AMDK masih cukup menjanjikan. Dalam beberapa tahun terakhir, industri tersebut meningkat stabil di kisaran 5-8 persen per tahun, mencerminkan permintaan pasar yang tetap kuat.
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

