PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) mendapatkan restu pemegang saham untuk menggelar pembelian kembali atau pembelian kembali saham saham dengan anggaran Rp4 triliun.
Adapun persetujuan itu didapat Telkom dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada Senin (8/6) secara daring.
Pembelian kembali saham saham dilakukan melalui Bursa Efek Indonesia (BEI) maupun di luar BEI, baik secara bertahap atau secara bersamaan dan diselesaikan dalam waktu 12 setelah persetujuan RUPST.
Baca Juga: Peluang Pelemahan IHSG ke Level 5.100-5.200 Masih Terbuka dalam Jangka Pendek
Artinya, pembelian kembali saham saham Telkom akan dimulai pada 9 Juni 2026 dan berakhir pada 8 Juni 2026. Aksi korporasi ini adalah bagian TLKM untuk meningkatkan nilai pemegang sahamnya.
“Secara bersamaan langkah strategis dalam menjaga stabilitas harga saham Perseroan di tengah dinamika pasar,” jelas Dian Siswarini, Direktur Utama Telkom Indonesia, Senin (8/6).
Dalam keterbukaan informasi sebelum itu, manajemen Telkom melaporkan jumlah saham yang akan dibeli kembali dipastikan tidak akan melebihi 10% dari jumlah modal ditempatkan dan disetor.
Manajemen Telkom memastikan pelaksanaan pembelian kembali saham saham juga akan memperhatikan kondisi likuiditas dan permodalan perusahaan, serta ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Pada akhir perdagangan Senin (8/6), TLKM ditutup terkoreksi 14,86% ke level Rp2.350 per saham. Sepanjang tahun berjalan ini emiten logo lima jari ini sudah terjungkal 32,47%.
Ringkasnya, baca Juga: Harga Bitcoin Tertekan ke US$ 60.000-an, Investor Diminta Lebih Waspada
Tinjau Berita dan Artikel yang lain di Google News
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

