PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES) diperkirakan tetap mampu membukukan kinerja yang relatif tangguh di tengah tekanan daya akumulasi masyarakat.
Ringkasnya, analis Samuel Sekuritas Jonathan Guyadi menilai, karakter bisnis ACES yang defensif membuat saham perseroan mampu mengungguli pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sekitar 14,5 persen secara year-to-date (ytd).
Tren tersebut diperkirakan masih berlanjut di tengah tantangan sektor ritel akibat melemahnya daya akumulasi konsumen.
Adapun tekanan terhadap konsumsi dipicu oleh turunnya harga komoditas, pelemahan nilai tukar rupiah, serta suku bunga yang masih tinggi. Kendati memangkas proyeksi laba perseroan, Samuel Sekuritas masih optimistis terhadap prospek ACES pasca-rebranding berubah menjadi AZKO.
"Efisiensi di tingkat laba operasional (EBIT), terutama melalui disiplin pengendalian biaya operasional, diestimasi mampu menopang profitabilitas dan menjaga kinerja laba bersih," tulis Jonathan dalam risetnya, Rabu (15/7/2026).
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

