Emiten di sektor kesehatan, PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk (DGNS) membukukan dana segar dari aksi korporasi berupa Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) alias penempatan terbatas bernilai Rp7,97 miliar.
Menurut keterbukaan informasi yang disampaikan pada Jumat (8/5/2026), DGNS menjalankan penempatan terbatas dengan meluncurkan 29.651.500 saham baru di harga pelaksanaan Rp269 per saham.
VP Sekretaris Perusahaan Diagnos Laboratorium Utama, Stefanus Ivanly, menuturkan keseluruhan saham baru hasil aksi korporasi tersebut diserap oleh Gene Richard, selaku investor individu dan tidak terafiliasi dengan perusahaan.
Baca Juga: Diagnos Laboratorium (DGNS) Bersiap Penempatan terbatas 125 Juta Saham
"Rencana penggunaan dana penempatan terbatas ialah untuk pengembangan usaha perseroan dalam bentuk modal kerja, penambahan outlet, pembelian saham dan aset atau penyertaan saham pada satu atau lebih perusahaan di industri yang relevan dengan kegiatan usaha grup perseroan," tulis Stefanus dalam keterangannya, Jumat (8/5/2026).
Adapun jumlah saham beredar meningkat dari 1,25 miliar saham dengan nilai nominal Rp31,25 miliar berubah menjadi 1,27 miliar saham dengan nilai nominal keseluruhan Rp31,99 miliar.
Sebelum itu, aksi korporasi ini telah mendapatkan restu dari pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada 6 April 2026 lalu.
Baca Juga: Prospek Prodia (PRDA) dan Diagnos (DGNS) 2026 Tetap Positif, Tinjau Rekomendasinya
Hingga akhir perdagangan Jumat (8/5/2026), perdagangan saham DGNS berada di level Rp288 per saham atau terangkat 6,67% secara harian. Sejak awal tahun berjalan, performa saham ini telah terangkat hingga 56,52%.
Tinjau Berita dan Artikel yang lain di Google News
Catatan: rights issue berpotensi mengakibatkan dilusi bagi pemegang saham lama yang tidak ikut serta. Perhatikan harga pelaksanaan dan rasio HMETD sebelum memutuskan.

