PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA) mengonfirmasi perolehan kinerjanya di sepanjang 2025 lalu, dengan membukukan pendapatan sebesar Rp2,1 triliun, atau meningkat sebesar 20,51 persen dibanding realisasi pendapatan di 2024.
Dari capaian tersebut, WBSA mampu menyisihkan porsi laba bersih sebesar Rp45,3 miliar, atau meroket hingga 343 persen dibanding capaian laba bersih Perseroan sepanjang 2024.
"Capaian ini menekankan trajektori pertumbuhan WBSA sebagai penyedia jasa logistik terintegrasi yang terus memperluas skala operasionalnya secara konsisten," ujar Direktur Utama WBSA, Edwin Wibowo, dalam Paparan Publik (Public Expose/PE) Perseroan, Jumat (5/6/2026).
Ringkasnya, gelaran Public Expose tersebut sendiri dilakukan tepat usai pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), yang di antaranya menyetujui sejumlah kebijakan strategis Perseroan, seperti pengesahan Laporan Tahunan dan penggunaan laba bersih tahun buku 2025, penunjukan Kantor Akuntan Publik untuk tahun buku 2026, serta penetapan remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris.
Selain itu, manajemen juga menyatakan Laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum. Sementara dalam RUPSLB, pemegang saham menyetujui rencana perubahan status hukum Perseroan dari Penanaman Modal Asing (PMA) menjadi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN).
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

