PT Global Mediacom Tbk (BMTR) meluncurkan surat utang dengan total nilai Rp800 miliar.
BMTR akan meluncurkan Obligasi Berkelanjutan V Global Mediacom Tahap II Tahun 2026 dengan nilai pokok sebesar Rp500 miliar.
Obligasi ini diproyeksikan diterbitkan dengan tiga seri. Pertama, Seri A yang punya jumlah pokok Rp366,53 miliar dengan tingkat bunga masih 7,03% per tahun dan jangka waktu obligasi selama tiga tahun.
Ringkasnya, kedua, Seri B yang punya jumlah pokok Rp70,47 miliar dengan tingkat bunga 7,32% dan jangka waktu lima tahun. Ketiga, Seri C yang punya jumlah pokok Rp63 miliar dengan tingkat bunga 7,5% dan jangka waktu tujuh tahun.
Baca Juga: Malindo Feedmill (MAIN) Berencana Bagi Dividen Tunai Rp52, Potensi Yield 6,42%
Selain itu, BMTR juga akan meluncurkan Sukuk Ijarah Berkelanjutan V Global Mediacom Tahap II Tahun 2026 dengan sisa imbalan ijarah Rp300 miliar.
Sukuk ini juga diproyeksikan diterbitkan dengan tiga seri. Pertama, Seri A yang berjumlah sisa imbalan Rp268,82 miliar dengan cicilan imbalan ijarah senilai Rp18,89 miliar dan jangka waktu tiga tahun.
Kedua, Seri B yang punya jumlah sisa imbalan Rp31,06 juta dengan cicilan imbalan ijarah senilai Rp2,27 miliar dan jangka waktu lima tahun. Ketiga, Seri C yang punya jumlah sisa imbalan Rp115 juta dengan cicilan imbalan Rp8,62 juta dan jangka waktu tujuh tahun.
Seluruh dana yang didapat dari hasil Penawaran Umum Obligasi setelah dikurangi biaya-biaya emisi Obligasi, akan digunakan untuk hal berikut ini.
Pertama, senilai Rp10,55 miliar diproyeksikan digunakan seluruhnya untuk pelunasan pokok Obligasi Berkelanjutan II Global Mediacom Tahap II Tahun 2021 Seri C. Sumber dana untuk membayar bunga obligasi adalah kas dari aktivitas usaha Perseroan.
Kedua, senilai Rp230,26 miliar diproyeksikan digunakan seluruhnya untuk pelunasan pokok Obligasi Berkelanjutan IV Global Mediacom Tahap I Tahun 2023 Seri B. Sumber dana untuk membayar bunga obligasi adalah kas dari aktivitas usaha Perseroan.
Baca Juga: Petrindo (KEUNTUNGAN) Targetkan Cadangan Batubara 378 Juta Ton pada 2031
Ketiga, senilai Rp50 juta diproyeksikan digunakan seluruhnya untuk pelunasan sisa imbalan Sukuk ljarah Berkelanjutan II Global Mediacom Tahap II Tahun 2021 Seri C. Sumber dana untuk membayar cicilan imbalan ijarah adalah kas dari aktivitas usaha Perseroan.
Sisanya, sesudah dikurangi dengan biaya emisi Obligasi, diproyeksikan digunakan seluruhnya untuk pelunasan sisa imbalan Sukuk Ijarah Berkelanjutan IV Global Mediacom Tahap I Tahun 2023 Seri B. Sumber dana untuk membayar cicilan imbalan ijarah adalah kas dari aktivitas usaha Perseroan.
Kemudian, seluruh dana yang didapat dari hasil Penawaran Umum Sukuk Ijarah akan digunakan untuk dua hal utama.
Pertama, senilai Rp187,22 miliar diproyeksikan digunakan seluruhnya untuk pelunasan sisa imbalan Sukuk ljarah Berkelanjutan IV Global Mediacom Tahap | Tahun 2023 Seri B. Sumber dana untuk membayar cicilan imbalan ijarah adalah kas dari aktivitas
Sisanya, setelah dikurangi dengan biaya emisi Sukuk ljarah, akan digunakan seluruhnya untuk modal kerja Perseroan yang akan digunakan untuk pembiayaan kebutuhan operasional sehari-hari, antara lain sementara itu tidak terbatas untuk pembayaran gaji karyawan, pembayaran utang usaha, pembiayaan kegiatan operasional, dan lain-lain.
Ringkasnya, utang usaha yang dimaksud timbul dalam rangka kegiatan operasional Perseroan dan telah sesuai serta tidak bertentangan dengan prinsip syariah.
โDalam hal dana hasil penawaran umum Obligasi dan Sukuk ljarah tidak mencukupi, maka Perseroan akan menggunakan kas internal Perseroan dan/atau menggunakan pendanaan eksternal yang didapat dari bank dan/atau lembaga keuangan dan/atau sumber lainnya,โ katanya dalam prospektus tanggal 2 Juni 2026.
Ringkasnya, berikut jadwal lengkap penerbitan surat utang BMTR.
Tinjau Berita dan Artikel yang lain di Google News
Catatan: pastikan Anda mencatat tanggal cum-dividen dan recording date. Harga saham biasanya menyesuaikan (turun) pada ex-date sebesar nilai dividen. Selalu verifikasi tanggal pembayaran melalui keterbukaan informasi di IDX.

