PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO) bersiap bertransformasi di bawah kendali pemegang saham baru, PT PIMSF yang adalah bagian dari Tjokro Group. Setelah mengeksekusi aksi korporasi tahap awal, emiten yang bergerak di bidang penyedia solusi geospasial itu merambah ke industri mekanikal yang dinilai memiliki prospek pertumbuhan jangka panjang yang solid.
Direktur Utama PT Geoprima Solusi Tbk, Dionysius Tjokro menekankan komitmen perseroan untuk melanjutkan transformasi pasca-akuisisi. Perseroan bersiap melaksanakan beberapa aksi korporasi lanjutan sebagai bagian dari ekspansi yang didukung melalui ekuitas dan instrumen utang.
"Langkah ini diambil demi meningkatkan nilai tambah (value added) bagi perseroan. Mengingat rekam jejak kuat Tjokro Group, GPSO diproyeksikan bertransformasi masuk ke industri baru yang sangat strategis, yaitu bidang komponen mekanikal dan permesinan (machining)," katanya dalam surat kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) dikutip Senin (13/7/2026).
Dion menuturkan, langkah kolaborasi antara Tjokro Group dan GPSO dirancang untuk memenangkan persaingan di pasar domestik maupun global, secara bersamaan mengamankan logistik dan rantai pasok (supply chain) di industri solusi mekanikal komponen terpadu dari hulu (upstream) hingga hilir (downstream).
"Melalui sinergi ini, GPSO bersama Tjokro Group membidik pangsa pasar baru yang lebih luas. Kini, seluruh rencana aksi korporasi tersebut sedang dalam tahap kajian mendalam (due diligence) dengan tetap mengedepankan prinsip keberlanjutan usaha (going concern) serta kepatuhan penuh terhadap regulasi pasar modal yang berlaku," katanya.
Catatan: aksi korporasi semacam ini perlu dilihat dampaknya terhadap laporan keuangan berikutnya — apakah menambah kontribusi pendapatan, atau justru menambah beban utang dan bunga.

