Ringkasnya, sumber: Logam Mulia Antam | Editor: Hasbi Maulana
KONTAN.CO.ID - Harga emas batangan bersertifikat di Logam Mulia PT Aneka Tambang (ANTM) mengalami kenaikan pada Kamis (2/7). Harga emas batangan Antam naik Rp15.000 per gram, dari sebelum itu Rp2.625.000 per gram menjadi Rp2.640.000 per gram.
Di lain sisi, harga pembelian kembali saham (akumulasi kembali) oleh Logam Mulia juga naik Rp25.000 per gram, dari sebelum itu Rp2.320.000 per gram menjadi Rp2.345.000 per gram. Dengan demikian, selisih atau spread antara harga emas dan harga pembelian kembali saham adalah Rp295.000 per gram.
Ringkasnya, baca Juga: Bangun Infrastruktur Kendaraan Listrik, Petrosea (PTRO) Gandeng Anak Usaha CDIA
Ringkasnya, berapa harga emas Antam dan bagaimana simulasi untung ruginya?
Antam menetapkan dua macam harga emas batangan produksinya: harga emas dan harga akumulasi kembali (pembelian kembali saham). Harga emas yang tercantum di atas adalah harga yang berlaku ketika kita membeli emas dari gerai Logam Mulia. Adapun harga pembelian kembali saham adalah harga yang berlaku ketika kita melepas emas kepada gerai Logam Mulia.
Berdasarkan hitungan Kontan.co.id, jika pagi ini Anda membeli emas dari Antam maka harus membayar Rp2.640.000 per gram. Kalau karena suatu sebab tiba-tiba Anda butuh uang sangat mendesak alhasil terpaksa melepas kembali emas tersebut pada siang atau sore hari, emas Anda cuma dihargai Rp2.345.000 per gram oleh Logam Mulia.
Baca Juga: Wall Street Terangkat usai Data Tenaga Kerja AS Redam Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga
Siapa saja perlu mencermati dua macam harga emas tersebut kalau benar-benar serius hendak berubah menjadi investor emas batangan. Tanpa memperhitungkan perbedaan dua harga tersebut, bisa-bisa seorang investor emas salah menghitung potensi untung dan rugi.
Dengan selisih harga lepas dan harga akumulasi (spread) setebal itu, emas hanya cocok untuk investasi dalam jangka panjang. Secara jangka panjang, kita berharap harga emas naik jauh lebih tinggi alhasil mampu menutup selisih harga lepas dan harga pembelian kembali saham, secara bersamaan menyalurkan laba.
Baca Juga: Asing Masih Net Sell Rp237 Miliar Saat IHSG Naik 2 Hari, Tinjau Saham yang Dilepas
Berikut adalah kalkulasi potensi untung/rugi andaikata para investor membeli emas lantakan pada beberapa kurun waktu lalu dan menjualnya dengan harga pembelian kembali saham:
Ringkasnya, membeli emas pada 25 Juni 2026 (Rp2.655.000 per gram) = -11.68% (rugi)
Ringkasnya, membeli emas pada 02 Juni 2026 (Rp2.774.000 per gram) = -15.47% (rugi)
Ringkasnya, membeli emas pada 02 April 2026 (Rp2.922.000 per gram) = -19.75% (rugi)
Ringkasnya, membeli emas pada 02 Januari 2026 (Rp2.504.000 per gram) = -6.35% (rugi)
Ringkasnya, membeli emas pada 02 Oktober 2025 (Rp2.235.000 per gram) = 4.92% (untung)
Ringkasnya, membeli emas pada 02 Juli 2025 (Rp1.913.000 per gram) = 22.58% (untung)
Ringkasnya, membeli emas pada 02 April 2025 (Rp1.819.000 per gram) = 28.92% (untung)
Ringkasnya, membeli emas pada 02 Januari 2025 (Rp1.524.000 per gram) = 53.87% (untung)
Ringkasnya, membeli emas pada 02 Oktober 2024 (Rp1.464.000 per gram) = 60.18% (untung)
Tinjau Berita dan Artikel yang lain di Google News
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

