PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) diproyeksi membukukan reli laba bersih sebesar 53 persen pada kuartal III-2026.
Kenaikan laba tersebut seiring dengan meningkatnya penjualan ponsel premium, terutama sesudah peluncuran model-model flagship terbaru.
Analis Samuel Sekuritas Jonathan Guyadi memperkirakan, kinerja ERAA pada kuartal II-2026 akan cenderung datar disebabkan basis perbandingan yang tinggi karena pada kuartal tahun sebelum itu terdapat penjualan iPhone 16 yang sempat tertunda.
Sementara itu, memasuki kuartal III-2026, penjualan ERAA diperkirakan meningkat 4,8 persen secara tahunan (year-on-year/YoY), sementara laba bersih diproyeksikan meroket 53 persen YoY didorong tren up-trading, yakni konsumen beralih ke ponsel dengan spesifikasi dan harga yang lebih tinggi.
Ringkasnya, "Sebagian besar merek telah meluncurkan model premium baru untuk meneruskan kenaikan biaya chipset global kepada konsumen," tulis Jonathan dalam risetnya Jumat (17/7/2026).
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

