PT Trimegah Bangun Persada Tbk atau Harita Nickel (NCKL) mengumumkan rencana pembelian kembali saham (share pembelian kembali saham). Langkah ini secara bersamaan menghentikan proses pembelian kembali saham saham yang dilakukan sejak pertengahan tahun sebelumnya.
Perseroan bersiap mengalokasikan dana maksimal Rp1 triliun untuk merealisasikan pembelian kembali saham saham tersebut. Proses pembelian akan dilakukan dalam 12 bulan ke depan setelah Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 30 Juni 2026.
"Perseroan menjalankan pembelian kembali saham dengan pertimbangkan bahwa harga pasar saham perseroan kini belum mencerminkan nilai perseroan yang sesungguhnya," kata manajemen Harita Nickel dalam keterbukaan informasi, Jumat (22/5/2026).
Rencana ini adalah pembelian kembali saham saham tahap III usai perseroan telah mengumumkan pembelian kembali saham sebanyak dua tahap yaitu pada 2024 dan 2025. Dana pembelian kembali saham dipastikan memanfaatkan dana internal dan bukan dana IPO atau utang.
Kendati demikian, realisasi pembelian kembali saham saham sejauh ini tidak begitu signifikan. Hingga 30 September 2025, perseroan baru menyerap 110,73 juta saham di pasar dengan nilai Rp75,7 miliar.
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

