PT Pudjiadi & Sons Tbk (PNSE), pemilik secara bersamaan pengelola Jayakarta Hotel & Resorts bersiap melepas lahan di Bali bernilai Rp159,9 miliar. Adapun nilai transaksi tersebut menyentuh 83,18 persen dari total ekuitas perseroan.
Lahan tersebut dimiliki oleh anak usaha Jayakarta, PT Bali Realtindo Benoa (BRB). Lahan seluas 42.644 m2 di kawasan Denpasar Selatan itu diproyeksikan dijual kepada PT Berkat Benoa Propertindo (BBP) yang diharapkan selesai akhir kuartal III-2026.
Ringkasnya, rencana penjualan lahan tersebut telah mendapatkan restu dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 30 Juni 2026. Rencana tersebut bersifat material mengingat nilai transaksi yang cukup jumbo.
Perseroan berharap penjualan lahan tersebut bisa memperkuat struktur permodalan perseroan di tengah kondisi industri perhotelan yang kompetitif. Selain itu, hasil penjualan juga diproyeksikan digunakan untuk membayar kewajiban jangka pendek serta renovasi gedung hotel.
Sepanjang 2025, perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp227,5 miliar atau 90,4 persen dari target. Sementara itu, angka ini turun dari 2024 yang sebesar Rp241,1 miliar.
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

