PT Ifishdeco Tbk (IFSH) bersiap menyalurkan dividen tunai tahun buku 2025 sebesar Rp26 per lembar saham pada 17 Juni 2026. Total nilai dividen yang ditebar IFSH menyentuh Rp50 miliar. Ini setara dengan 69,32% dari total laba bersih Perseroan sekitar Rp106,5 miliar pada 2025. Hal ini terungkap dalam keterbukaan informasi ke BEI, dikutip Kamis (21/5/2026).
Jika dicermati, pembagian dividen IFSH untuk tahun buku 2025 hampir dua kali lipat atau sekitar 99,2% lebih tinggi dibandingkan dividen tahun buku 2024 sebesar Rp13,05 per saham. Emiten tambang nikel ini telah menyalurkan dividen tahun buku 2024 sebesar Rp13,05 per saham. Total dividen tersebut menyentuh Rp25,1 miliar atau setara dengan 30% dari laba bersih tahun 2024 sebesar Rp83,66 miliar.
Sepanjang tahun 2025, IFSH membukukan kinerja positif. Perseroan membukukan pendapatan sekitar Rp1,0 triliun atau meningkat 2,90% dibandingkan periode serupa tahun 2024. Kenaikan pendapatan mendorong pertumbuhan laba bersih menjadi sebesar Rp106,5 miliar, naik 6,39%. Pertumbuhan kinerja didukung efisiensi operasional dan pengendalian biaya yang berjalan efektif sepanjang 2025.
Sebagai gambaran, dari sisi bottom line, IFSH membukukan laba bersih sebesar Rp83,66 miliar pada tahun 2024. Angka ini turun 60,4% dibandingkan laba tahun 2023 yang menyentuh sebesar Rp211,26 miliar. Pencapaian itu, sejalan dengan penjualan neto IFSH yang terpangkas 32,13% secara tahunan dari Rp1,43 triliun pada 2023 menjadi Rp972,70 miliar di tahun 2024.
Manajemen IFSH menyatakan, rencana pembagian dividen tersebut telah disetujui dan diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Perseroan pada Senin, tanggal 18 Mei 2026.
Dividen tersebut akan dibagikan kepada pemegang saham Perseroan yang namanya terdaftar dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) IFSH per 02 Juni 2026. Cum dan Ex dividen di Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi ditetapkan masing-masing pada 26 Mei dan 29 Mei 2026, sementara di Pasar Tunai masing-masing pada 02 dan 03 Juni 2026.
Catatan: pastikan Anda mencatat tanggal cum-dividen dan recording date. Harga saham biasanya menyesuaikan (turun) pada ex-date sebesar nilai dividen. Selalu verifikasi tanggal pembayaran melalui keterbukaan informasi di IDX.

