Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) berpotensi mengalami penguatan jangka pendek atau technical rebound pada perdagangan Senin (27/4/2026). Pergerakan indeks hari ini diestimasi menuju level 7.250.
Fanny Suherman, CFP®, Head of Retail Research BNI Sekuritas, menyalurkan pandangannya terkait arah pasar. Menurutnya, potensi pelemahan lanjutan masih membayangi indeks usai mengalami penguatan sementara.
“IHSG berpotensi short term teknikal rebound hari ini ke 7250, tapi potensi lanjut pelemahan kembali setelah rebound,” ujar Fanny dalam risetnya hari ini.
Pada penutupan perdagangan Jumat (24/4/2026), IHSG parkir di level 7.129,490. Angka ini ambruk 249,116 poin atau merosot 3,38% dibanding hari sebelum itu. Saat pembukaan perdagangan di hari yang sama, indeks berada di level 7.378,072.
Sepanjang minggu lalu, IHSG tercatat mengalami penurunan 3,38%. Pelemahan ini disertai dengan aksi lepas bersih oleh investor asing. Total nilai lepas bersih asing menyentuh sekitar Rp3,02 triliun.
Sejumlah saham berkapitalisasi besar menjadi sasaran lepas para pemodal luar negeri. Saham-saham tersebut meliputi BBCA, BMRI, BBRI, TLKM, hingga ENRG.
Untuk perdagangan hari ini, BNI Sekuritas menetapkan rentang batas bawah (support) IHSG pada level 7.000-7.080. Sementara itu, titik hambat atau batas atas (resistance) diestimasi berada di posisi 7.200-7.250.
Fanny juga menyalurkan beberapa ide perdagangan saham yang menarik untuk dicermati. “Trading idea hari ini: KEUNTUNGAN, DEWA, HRTA, WIFI, TPIA, dan BULL,” imbuhnya.
Ringkasnya, berikut rincian rekomendasi trading lengkapnya:
– Area akumulasi: Rp1.315 – Cut loss: di bawah Rp1.300 – Target dekat: Rp1.345 – Rp1.395
– Area akumulasi: Rp486 – Cut loss: di bawah Rp480 – Target dekat: Rp500 – Rp515
– Area akumulasi: Rp2.870 – Rp2.930 – Cut loss: di bawah Rp2.850 – Target dekat: Rp3.000 – Rp3.120
– Area akumulasi: Rp2.210 – Rp2.250 – Cut loss: di bawah Rp2.200 – Target dekat: Rp2.300 – Rp2.330
– Area akumulasi: Rp6.000 – Cut loss: di bawah Rp5.925 – Target dekat: Rp6.150 – Rp6.300
– Area akumulasi: Rp530 – Cut loss: di bawah Rp520 – Target dekat: Rp550 – Rp565
Disclaimer: Artikel ini disajikan sebagai informasi. Isinya tidak dimaksudkan untuk mengajak pembaca membeli atau melepas saham. Seluruh pandangan dan rekomendasi bersumber dari analis sekuritas. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab investor. Lakukan riset secara mandiri sebelum menentukan pilihan investasi.
Catatan: pergerakan indeks mencerminkan sentimen pasar jangka pendek. Untuk trader, disiplin pada area support dan risk management tetap menjadi kunci. Untuk investor, pantau market breadth dan saham dengan likuiditas kuat sebelum mengambil posisi.

