Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) berpotensi mengalami pemulihan teknis jangka pendek pada perdagangan Rabu (20/5/2026). Pergerakan indeks hari ini diprediksi akan mencoba bangkit setelah mengalami tekanan cukup dalam pada sesi sebelum itu.
Fanny Suherman, CFPยฎ, Head of Retail Research BNI Sekuritas, menyalurkan pandangannya terkait arah pasar terkini. Menurut dia, IHSG memiliki peluang untuk membalas kekalahan meskipun risiko pelemahan lanjutan masih mengintai.
โIHSG berpotensi short term technical rebound ke 6.450, tapi untuk sell on high karena masih berpotensi lanjut pelemahan,โ ujar Fanny dalam risetnya hari ini.
Pada perdagangan Selasa (19/5/2026), IHSG ditutup merosot tajam 228,560 poin atau terjungkal 3,46% ke level 6.370,679. Angka ini turun drastis dari penutupan Senin (18/5/2026) yang berada di posisi 6.599,240.
Saat pembukaan pasar kemarin, indeks sebenarnya sudah melandai di level 6.599,213. Sementara itu, sepanjang hari perdagangan, IHSG terus merosot hingga sempat mengenai level 6.300.
Menariknya, pelemahan signifikan ini justru disertai dengan aksi akumulasi bersih oleh investor asing. Total nilai akumulasi bersih (net buy) asing menyentuh sekitar Rp306 miliar.
Beberapa saham terpantau berubah menjadi incaran utama para pemodal luar negeri. Saham-saham yang paling banyak dibeli asing meliputi MDKA, ADRO, MBMA, INCO, dan DEWA.
Untuk perdagangan hari ini, BNI Sekuritas menetapkan rentang batas bawah (support) IHSG pada level 6.200โ6.300. Sementara itu, titik hambat atau batas atas (resistance) diestimasi berada di posisi 6.400โ6.450.
Fanny juga menyalurkan beberapa ide perdagangan saham yang menarik untuk dicermati oleh para investor.
Ringkasnya, โTrading idea hari ini: BMRI, MDKA, ADRO, ENRG, BBNI, dan BRMS,โ imbuhnya.
Ringkasnya, berikut rincian rekomendasi trading lengkap untuk hari ini:
Ringkasnya, 1. BMRI โ Speculative Buy
Ringkasnya, 2. MDKA โ Speculative Buy
Ringkasnya, 3. ADRO โ Buy on Weakness
Ringkasnya, 4. ENRG โ Speculative Buy
Ringkasnya, 5. BBNI โ Speculative Buy
Ringkasnya, 6. BRMS โ Speculative Buy
Disclaimer: Artikel ini disajikan sebagai informasi. Isinya tidak dimaksudkan untuk mengajak pembaca membeli atau melepas saham. Seluruh pandangan dan rekomendasi bersumber dari analis sekuritas. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab investor. Lakukan riset secara mandiri sebelum menentukan pilihan investasi.
Catatan: pergerakan indeks mencerminkan sentimen pasar jangka pendek. Untuk trader, disiplin pada area support dan risk management tetap menjadi kunci. Untuk investor, pantau market breadth dan saham dengan likuiditas kuat sebelum mengambil posisi.

