Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) rebound pada Rabu (20/5/2026), berusaha menghentikan tren penurunan enam sesi beruntun, termasuk pelemahan 3,46 persen sehari sebelum itu, di tengah tekanan lepas asing dan pelemahan rupiah.
Ringkasnya, pasar keuangan domestik menanti dua agenda utama yang dinilai berpotensi menentukan arah pergerakan aset domestik dalam jangka pendek, yakni pidato Presiden Prabowo Subianto terkait Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) RAPBN 2027 serta keputusan suku bunga Bank Indonesia (BI).
Menurut data Bursa Efek Indonesia (BEI), pukul 10.08 WIB, IHSG membukukan technical rebound 0,84 persen ke 6.424,07. Nilai transaksi menyentuh Rp5,95 triliun dan volume perdagangan 9,91 miliar saham.
Sebanyak 407 saham terangkat, 274 terkoreksi, dan 278 sisanya stagnan.
Menurut BRI Danareksa Sekuritas, Presiden Prabowo dijadwalkan menyatakan langsung arah kebijakan fiskal RAPBN 2027 di DPR RI.
Ringkasnya, pelaku pasar menunggu sinyal pemerintah terkait strategi menjaga pertumbuhan ekonomi di tengah volatilitas pasar global dan pelemahan rupiah.
Catatan: pergerakan indeks mencerminkan sentimen pasar jangka pendek. Untuk trader, disiplin pada area support dan risk management tetap menjadi kunci. Untuk investor, pantau market breadth dan saham dengan likuiditas kuat sebelum mengambil posisi.

