Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mengakhiri perdagangan Rabu (01/7/2026) di zona hijau setelah terangkat 51,921 poin atau 0,92% ke level 5.695,116, berdasarkan data RTI Business.
Sepanjang perdagangan, IHSG bergerak fluktuatif dengan dibuka di level 5.640,611. IHSG sempat mengenai level terendah 5.607,451 sebelum berbalik terangkat hingga menyentuh level tertinggi 5.737,736.
Aktivitas perdagangan berlangsung cukup ramai. Total volume transaksi menyentuh 18,522 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp10,280 triliun. Frekuensi perdagangan tercatat 1.566.404 kali.
Penguatan IHSG didukung oleh mayoritas saham yang bergerak positif. Sebanyak 378 saham ditutup terangkat, 248 saham terkoreksi, dan 157 saham tidak mengalami perubahan harga.
Saham-saham yang terangkat di antaranya adalah BBCA naik 0,90% jadi Rp5.600 per unit. TLKM naik 3,83% jadi Rp2.440, ASII naik 1,77% jadi Rp4.600, KEUNTUNGAN naik 16,98% jadi Rp620, BREN naik 8,74% jadi Rp3.360, AMMN naik 3,55% jadi Rp3.210, DSSA naik 3,14% jadi Rp820, dan TPIA naik 1,51% ke harga Rp1.680 per saham.
Sementara saham BMRI ditutup turun 1,04% jadi Rp3.810 per unit. BBNI turun 1,90% jadi Rp3.100, BBRI turun 2,20% jadi Rp2.670, UNVR turun 1,66% jadi Rp1.775, HMSP turun 1,49% jadi Rp660, GGRM turun 1,54% jadi Rp16.000, dan UNTR turun 4,24% ke harga Rp22.025 per saham.
Sementara itu, kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia (BEI) pada akhir perdagangan tercatat menyentuh Rp10.033,077 triliun.
Kenaikan IHSG pada awal Juli ini secara bersamaan mengakhiri tekanan lepas yang berlangsung dalam beberapa hari terakhir. Meski sempat bergerak di bawah level pembukaan pada awal sesi, indeks berhasil berbalik terangkat seiring membaiknya sentimen pasar hingga penutupan perdagangan.
Catatan: pergerakan indeks mencerminkan sentimen pasar jangka pendek. Untuk trader, disiplin pada area support dan risk management tetap menjadi kunci. Untuk investor, pantau market breadth dan saham dengan likuiditas kuat sebelum mengambil posisi.

