Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) berpeluang bangkit pada perdagangan Rabu (1/7/2026). Sebelum itu, indeks sempat jatuh cukup dalam pada penutupan perdagangan kemarin.
Fanny Suherman, CFP®, Head of Retail Research BNI Sekuritas, menyalurkan prediksinya terkait arah pasar. Menurutnya, indeks memiliki tenaga untuk berbalik arah ke zona hijau.
Ringkasnya, “IHSG berpotensi rebound hari ini,” ujar Fanny dalam risetnya hari ini.
Ringkasnya, pada penutupan perdagangan Selasa (30/6/2026), IHSG terparkir di zona merah. Berdasarkan data RTI Business, indeks merosot 177,595 poin. Angka ini ambles 3,05% ke level 5.643,194.
Penurunan tajam ini disertai aksi lepas oleh investor asing. Total nilai lepas bersih atau net sell asing menyentuh sekitar Rp1,21 triliun.
Ringkasnya, ada beberapa saham yang paling banyak dilepas oleh pemodal luar negeri. Saham-saham tersebut adalah BBCA, BBRI, BMRI, ASII, dan AADI.
Untuk perdagangan hari ini, BNI Sekuritas menetapkan rentang batas bawah (support) IHSG pada level 5.500-5.600. Sementara itu, titik hambat atau batas atas (resistance) diestimasi berada di posisi 5.800-5.950.
Fanny juga menyalurkan beberapa ide perdagangan saham yang menarik untuk diperhatikan. “Trading idea hari ini: BIPI, VKTR, ESSA, HRTA, PTBA, dan RAJA,” tambahnya.
Ringkasnya, berikut rincian rekomendasi trading lengkapnya:
Area akumulasi: Rp107 – Rp112
Ringkasnya, cut loss: di bawah Rp107
Ringkasnya, target dekat: Rp117 – Rp125
Ringkasnya, cut loss: di bawah Rp460
Ringkasnya, target dekat: Rp480 – Rp490
Ringkasnya, cut loss: di bawah Rp505
Ringkasnya, target dekat: Rp530 – Rp550
Ringkasnya, cut loss: di bawah Rp1.660
Ringkasnya, target dekat: Rp1.725 – Rp1.735
Area akumulasi: Rp2.260 – Rp2.290
Ringkasnya, cut loss: di bawah Rp2.250
Ringkasnya, target dekat: Rp2.320 – Rp2.360
Ringkasnya, cut loss: di bawah Rp3.500
Ringkasnya, target dekat: Rp3.700 – Rp3.900
Disclaimer: Artikel ini disajikan sebagai informasi. Isinya tidak dimaksudkan untuk mengajak pembaca membeli atau melepas saham. Seluruh pandangan dan rekomendasi bersumber dari analis sekuritas. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab investor. Lakukan riset secara mandiri sebelum menentukan pilihan investasi.
Catatan: pergerakan indeks mencerminkan sentimen pasar jangka pendek. Untuk trader, disiplin pada area support dan risk management tetap menjadi kunci. Untuk investor, pantau market breadth dan saham dengan likuiditas kuat sebelum mengambil posisi.

