Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup mengalami pelemahan 0,32 persen ke level 7.106,52 poin pada perdagangan awal pekan, Senin (27/4/2026). Pelemahan indeks diwarnai dengan saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) yang tertekan.
Saham BBCA kembali terkoreksi pada perdagangan hari ini dan turun ke bawah level psikologis Rp6.000. Pelemahan harga saham bank swasta terbesar tersebut mencerminkan pesimisme investor, terutama asing terhadap prospek industri perbankan.
Sepanjang perdagangan hari ini, lebih dari 300 juta lot saham diperjualbelikan dengan frekuensi 2,2 juta kali. Nilai transaksi tercatat senilai Rp15,26 triliun.
Selain IHSG, seluruh indeks lain juga kompek terkoreksi. IDX30 turun 0,67 persen sementara LQ45 terkoreksi 0,58 persen. Indeks syariah JII dan ISSI juga tertekan masing-masing 1,06 persen dan 0,67 persen.
Meski terkoreksi, mayoritas sektor menghijau dipimpin oleh sektor BASIC-INDUSTRY yang naik 1,48 persen. Kenaikan sektor ini dipicu oleh reli harga saham PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) hingga 8 persen ke level Rp5.400.
Catatan: pergerakan indeks mencerminkan sentimen pasar jangka pendek. Untuk trader, disiplin pada area support dan risk management tetap menjadi kunci. Untuk investor, pantau market breadth dan saham dengan likuiditas kuat sebelum mengambil posisi.

