Meski dibuka terangkat di 7.106,520, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Senin (27/4/2026) kembali ditutup turun 22,969 poin atau terkoreksi 0,32% ke 7.106,520, dari penutunan Jumat (24/4/2026) di level 7.129,490.
Tiga indeks sektor hari ini mengalami penurunan, yaitu IDXENERGY turun 1,21%, IDXINDUST turun 1,15% dan IDXFIANCE turun 0,00%. Sementara delapan indeks sektor lainnya ditutup terangkat 0,15% sampai dengan 1,48%.
IHSG hari ini sempat naik ke level tertinggi harian di 7.230,032 dan terendah di 7.106,52. Turunnya IHSG hari ini dipicu oleh harga saham 264 emiten yang berakhir terkoreksi. Sementara harga saham 408 emiten ditutup naik dan 147 saham emiten tidak mengalami perubahan harga pada Senin (27/4/2026).
Sejumlah emiten yang harga sahamnya ditutup mengalami pelemahan pada Senin ini, antara lain, BBCA mengalami pelemahan 1,24% jadi Rp5.975 per saham. ASII mengalami pelemahan 3,16% jadi Rp6.125, UNVR mengalami pelemahan 3,49% jadi Rp1.520, BMRI mengalami pelemahan 2,22% jadi Rp4.400, BBRI mengalami pelemahan 0,65% jadi Rp3.050, ENRG mengalami pelemahan 10% jadi Rp1.710, dan BRPT mengalami pelemahan 0,99% ke harga Rp2.000 per saham.
Sementara harga saham ANTM naik 1,73% jadi Rp4.120 per saham. DEWA naik 2,88% jadi Rp500, BUMI naik 3,70% jadi Rp224, EMAS naik 4,30% jadi Rp9.700, TLKM naik 0,71% jadi Rp2.830, ESSA naik 1,59% jadi Rp960, INCO naik 2,24% jadi Rp6.850, dan GOTO naik 1,92% ke harga Rp53 per saham.
Total volume perdagangan saham di BEI Senin (27/4/2026) menyentuh 33,172 miliar lembar saham bernilai Rp16,574 triliun dengan frekuansi transaksi sebanyak 2.206.409 kali. Nilai transaksi hari ini turun dibandingkan Jumat (24/4/2026) sebesar Rp24,338 triliun.
Adapun kapitalisasi pasar pada Senin (27/4/2026) ini tercatat senilai Rp12.715.411 triliun, mengalami pelemahan dari Rp12.761.006 triliun, Jumat (24/4/2026).
Sementara itu, mayoritas indeks bursa Asia pada Senin (27/4/2026) ini ditutup bervariasi. Indeks Nikkei 225, (Tokyo/Jepang) dan Shanghai ditutup naik masing-masing 1,38% dan 0,16%. Sementara indeks Hang Seng (Hong Kong) dan Straits Times ditutup turun masing-masing 0,20% dan 0,61%.
Catatan: pergerakan indeks mencerminkan sentimen pasar jangka pendek. Untuk trader, disiplin pada area support dan risk management tetap menjadi kunci. Untuk investor, pantau market breadth dan saham dengan likuiditas kuat sebelum mengambil posisi.

