Ringkasnya, indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sempat terperosok lebih dari 4 persen pada awal perdagangan Senin (8/6/2026) di tengah tekanan sentimen global dan pelemahan rupiah.
Sementara itu, pada pukul 09.29 WIB, penurunan indeks terpangkas menjadi menjadi minus 1,48 persen ke level 5.512,09.
Menurut MNC Sekuritas, pelemahan IHSG pagi ini sejalan dengan pelemahan mayoritas bursa saham global dan regional Asia.
Ringkasnya, tekanan pasar dipicu oleh data ketenagakerjaan Amerika Serikat (AS) yang jauh lebih kuat dari ekspektasi.
Kondisi tersebut meningkatkan kekhawatiran bahwa Federal Reserve (The Fed) akan mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama (higher for longer), alhasil mendorong investor mengurangi eksposur pada aset berisiko.
Catatan: pergerakan indeks mencerminkan sentimen pasar jangka pendek. Untuk trader, disiplin pada area support dan risk management tetap menjadi kunci. Untuk investor, pantau market breadth dan saham dengan likuiditas kuat sebelum mengambil posisi.

