Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) cenderung bergerak sideways hingga penutupan sesi I perdagangan Senin (7/9/2026). Indeks berakhir mengalami pelemahan 0,12 persen ke level 6.628,19 poin.
IHSG bergerak volatil, bahkan sempat terangkat dan mengarah ke level 6.700 meski kehilangan tenaga menjelang penutupan. Sepanjang perdagangan, indeks bergerak dalam rentang 6.620,51 dan 6.667,75.
Sebanyak 210 juta lot saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp7,94 triliun. Sementara frekuensi perdagangan menyentuh 1,33 juta kali hingga paruh pertama perdagangan.
Ringkasnya, peristiwa erupsi Gunung Anak Krakatau berdampak pada pergerakan saham kesehatan terutama produsen masker seperti PT Hetzer Medical Indonesia Tbk (MEDS) dan PT Jayamas Medica Industri Tbk (OMED). Sebaran abu vulkanik erupsi dinilai berpotensi mendongkrak permintaan masker.
Ringkasnya, saham-saham batu bara juga terpantau menghijau seiring dengan masih tingginya harga komoditas tersebut. Saham-saham batu bara yang menghijau di antaranya PT Bumi Resources Tbk (PTBA) dan PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA).
Catatan: pergerakan indeks mencerminkan sentimen pasar jangka pendek. Untuk trader, disiplin pada area support dan risk management tetap menjadi kunci. Untuk investor, pantau market breadth dan saham dengan likuiditas kuat sebelum mengambil posisi.

