Invesco Funds terpantau menjalankan aksi lepas terhadap saham PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR). Investor asing ini menjual jutaan lembar saham emiten semen milik negara tersebut pada akhir Mei 2026.
Ringkasnya, laporan kepemilikan saham tersebut dikutip Kamis (27/5/2026) WIB. Transaksi penjualan ini dilakukan oleh Invesco Asian Equity Fund sebagai investor langsung.
Aksi divestasi ini berlangsung pada 25 Mei 2026. Invesco melepas sebanyak 4.373.600 unit saham SMGR. Harga penjualan dipatok pada level Rp1.772 per saham.
Jika dikalkulasikan, total nilai transaksi penjualan saham ini menyentuh Rp7,75 miliar. Berdasarkan data pergerakan harga, Invesco mengeksekusi penjualan ini pada harga pasar yang berlaku saat transaksi dilakukan.
Ringkasnya, sebelum transaksi ini, Invesco menguasai 474.032.214 unit saham SMGR. Jumlah tersebut setara dengan 7,0211% dari total hak suara perusahaan.
Sesudah penjualan rampung, kepemilikan Invesco menyusut berubah menjadi 469.658.614 unit saham. Kini, porsi kepemilikan mereka di Semen Indonesia tersisa 6,9563%.
Ringkasnya, tujuan dari transaksi ini murni untuk kepentingan investasi. Status kepemilikan saham tersebut dikategorikan sebagai kepemilikan tidak langsung.
Dalam dokumen tersebut, pihak Invesco menekankan akurasi data yang disampaikan.
Ringkasnya, “Saya bertanggung jawab penuh terhadap seluruh akibat hukum yang timbul dan menjamin kebenaran atas seluruh data, informasi, keterangan dan/atau dokumen yang dilaporkan,” tulis pihak Invesco dalam keterbukaan informasi di laman BEI.
Hingga kini, Invesco tercatat bukan sebagai pemegang saham pengendali di SMGR. Mereka juga menyatakan tidak memiliki rencana untuk mempertahankan pengendalian atas perusahaan tersebut.
Sebagai informasi, Invesco adalah institusi pengelola aset global berkewarganegaraan asing (WNA). Dalam laporan ini, pihak direksi maupun dewan komisaris SMGR menyatakan tidak terlibat langsung dalam transaksi tersebut.
Pelepasan saham oleh investor besar seperti Invesco sering menjadi perhatian pelaku pasar. Para investor kini menanti langkah strategis berikutnya dari pengelola dana global tersebut di pasar modal Indonesia.
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

