PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) mencetak laba bersih sebesar Rp1,91 triliun sepanjang Januari-Juni 2026. Angka tersebut meningkat 2 persen dibandingkan periode serupa tahun sebelum itu sebesar Rp1,87 triliun.
Pertumbuhan laba itu dicapai di tengah penurunan pendapatan perseroan sebesar 6 persen. Pada semester I-2026, pendapatan Jasa Marga menyentuh Rp13,11 triliun, lebih rendah dibandingkan pada semester I-2025 yang sebesar Rp13,95 triliun.
Dalam laporan keuangan auditan yang diterbitkan pada Senin (31/8/2026), penurunan pada pendapatan perseroan terutama dibebabkan oleh pelemahan pada segmen konstruksi. Pendapatan konstruksi terjungkal 36 persen dari Rp4,37 triliun menjadi Rp2,80 triliun.
Sementara itu, pendapatan dari segmen jalan tol meningkat 21 persen menjadi Rp9,51 triliun. Begitu juga dengan segmen usaha lainnya yang meningkat ke Rp798 miliar.
Laba bruto Jasa Marga mengalami kenaikan 8,4 persen berubah menjadi Rp6,11 triliun, mencerminkan bisnis jalan tol yang memiliki margin lebih tinggi dibandingkan konstruksi. Hal ini terlihat dari beban konstruksi yang mengalami pelemahan 31,5 persen berubah menjadi Rp2,79 triliun.
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

