PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) membukukan laba bersih Rp1,91 triliun pada semester I-2026, turun tipis dari periode serupa tahun sebelum itu Rp1,97 triliun.
Alhasil, laba bersih per saham juga melemah ke Rp42,42 dari sebelum itu Rp43,35 per saham.
Berdasarkan laporan keuangan semester I-2026, perseroan masih membukukan kenaikan pendapatan 14,06 persen menjadi Rp19,47 triliun dari Rp17,07 triliun di semester I-2025.
Adapun pertumbuhan pendapatan selama hingga Juni 2026 ditopang oleh segmen distribusi dan logistik yang mengalami kenaikan 27 persen seiring masuknya prinsipal baru, yaitu Bayer (untuk produk consumer health) yang masuk ke jaringan distribusi Kalbe.
Lalu segmen produk kesehatan membukukan pertumbuhan sebesar 20,5 persen, segmen nutrisi sebesar 12,1 persen, dan segmen obat resep sebesar 8,6 persen.
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

