PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) membukukan kinerja keuangan kuat pada kuartal I 2026. Perseroan membukukan laba bersih sebesar USD 67,38 juta. Raihan ini meroket 282,3% dibandingkan USD 17,62 juta pada periode serupa tahun 2025.
Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian per 31 Maret 2026, total pendapatan MEDC menyentuh USD 668,31 juta. Angka ini meningkat 19,24% dari USD 560,47 juta pada kuartal I 2025.
Kontrak penjualan minyak dan gas bumi berubah menjadi kontributor utama dengan nilai USD 616,51 juta. Kontrak penjualan listrik menyumbang USD 20,09 juta. Pendapatan juga berasal dari jasa pelayanan senilai USD 10,03 juta dan jasa lainnya USD 7,72 juta.
Reli laba bersih didorong oleh bagian laba dari entitas asosiasi dan ventura bersama yang menyentuh USD 44,55 juta. Pada periode serupa tahun sebelum itu, pos ini membukukan rugi USD 20,01 juta.
Seiring peningkatan pendapatan, beban pokok pendapatan dan biaya langsung lainnya ikut meningkat ke USD 436,57 juta dari USD 331,19 juta pada tahun sebelum itu. Kenaikan berlangsung pada biaya produksi dan lifting sebesar USD 131,62 juta serta biaya pembelian minyak mentah USD 102,71 juta.
MEDC membukukan beban penjualan, umum, dan administrasi sebesar USD 53,30 juta. Beban pendanaan juga naik ke USD 81,01 juta dari USD 78,99 juta pada 2025.
Dari sisi neraca, total aset MEDC per 31 Maret 2026 menyentuh USD 8,27 miliar, turun tipis dari USD 8,36 miliar pada akhir 2025. Aset lancar tercatat USD 1,59 miliar, sementara aset tidak lancar USD 6,68 miliar.
Total liabilitas tercatat USD 5,87 miliar, turun dari USD 6,00 miliar pada akhir 2025. Sementara itu, ekuitas naik ke USD 2,41 miliar dari USD 2,36 miliar pada Desember 2025.
Catatan: aksi korporasi semacam ini perlu dilihat dampaknya terhadap laporan keuangan berikutnya โ apakah menambah kontribusi pendapatan, atau justru menambah beban utang dan bunga.

