Ringkasnya, pT Impack Pratama
Industri Tbk (IMPC) membukukan pertumbuhan laba bersih 32,9 persen menjadi Rp203 miliar di kuartal I-2026 dari Rp152 miliar pada periode serupa tahun sebelumnya.
Sementara pendapatan di kuartal I-2026 menyentuh Rp1,2 triliun, meningkat 25,4 persen dibandingkan kuartal I 2025 sebesar Rp937 miliar.
"Manajemen menyatakan bahwa secara historis, periode pasca-Lebaran mendorong kinerja seiring normalisasi aktivitas, yang tahun berjalan berlangsung pada kuartal II," ujar Direktur
Ringkasnya, utama IMPC Haryanto Tjiptodihardjo Kamis (30/4/2026).
Sementara itu, dinamika geopolitik global,
khususnya konflik AS-Israel-Iran, menyalurkan tekanan pada rantai pasok alhasil meningkatkan biaya logistik dan harga bahan baku, serta menyebabkan keterbatasan pasokan polimer.
โMemasuki kuartal II, kami melihat adanya tantangan yang cukup signifikan akibat kondisi global yang tidak menentu. Perseroan diproyeksikan secara hati-hati mengelola kapasitas produksi di tengah keterbatasan pasokan bahan baku serta tekanan kenaikan harga, dengan masih menjaga keseimbangan antara profitabilitas dan pangsa
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

