Mulai terealisasinya sejumlah proyek utama menjadi penopang utama bagi PT ITSEC Asia Tbk (CYBR) dalam meraup pendapatan sebesar Rp115,03 miliar di sepanjang triwulan II-2026. Capaian tersebut terhitung meningkat sebesar 21 persen dibanding realisasi pendapatan Perseroan pada periode sama tahun sebelum itu, yang tercatat masih sebesar Rp95,05 miliar.
Yang menarik, dengan deretan proyek utama yang telah berjalan, emiten penyedia layanan dan solusi keamanan siber (cybersecurity) tersebut mampu mengantongi laba usaha senilai Rp23,01 miliar, atau melejit hingga 1.107 persen secara tahunan, dibanding posisi Rp1,81 miliar pada triwulan II-2025 lalu.
"Kinerja kami di triwulan II-2026 mencerminkan pertumbuhan pendapatan yang terus berlanjut, serta realisasi sejumlah proyek utama di sepanjang periode tersebut, yang mendorong meningkatnya pendapatan, serta reli yang kuat dalam hal laba usaha dan juga laba sebelum pajak," ujar Presiden Direktur CYBR, Patrick Dannacher, dalam keterangan resminya, Senin (31/8/2026).
Sebagaimana disampaikan dalam Laporan Keuangan (LK) Perseroan, nilai laba sebelum pajak CYBR juga meroket, dari semula Rp1,51 miliar pada triwulan II-2025, meningkat hingga 1.407 persen menjadi Rp22,69 miliar pada periode sama tahun berjalan.
Dengan rangkaian capaian positif tersebut, Dannacher pun menyatakan bahwa pihaknya kini lebih berfokus pada upaya menjaga momentum kondusif yang ada, secara bersamaan meningkatkan margin pelaksanaan proyek seiring pertumbuhan bisnis.
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

