Emiten pelayaran PT Cakra Buana Resources Energi Tbk (CBRE) membukukan masuknya investor baru menjelang pelaksanaan right issue dengan potensi dana segar hingga sekitar Rp1,9 triliun yang dijadwalkan berlangsung pada akhir Mei hingga awal Juni 2026.
Ringkasnya, berdasarkan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui laporan bulanan registrasi pemegang efek, Jumat (8/5/2026), Gabriel Rey melalui holding PT Pukul Rata Kanan resmi memiliki 1,01 persen saham CBRE atau setara sekitar 46 juta saham.
Dalam keterangannya, Gabriel Rey mengungkap sektor energi masih memiliki prospek jangka panjang yang menarik, terutama perusahaan dengan kapabilitas terintegrasi.
โSaya melihat sektor energi, khususnya yang memiliki kapabilitas terintegrasi seperti CBRE, sebagai fondasi penting dalam siklus pertumbuhan ekonomi berikutnya. Ini bukan hanya soal valuasi kini, tetapi positioning jangka panjang," ujar Gabriel Rey dalam keterangannya, Jumat (8/5/2026).
CBRE memiliki bergerak di sektor energi dan infrastruktur. Selain itu, perseroan juga memiliki kapabilitas konstruksi offshore dan potensi integrasi dengan aset maritim seperti kapal offshore, pipelaying, dan heavy lift. Sekadar informasi, Andry Hakim juga masih tercatat sebagai salah satu pemegang saham CBRE dengan kepemilikan senilai 5,07 persen atau sekitar 230 juta lembar saham.
Catatan: rights issue berpotensi mengakibatkan dilusi bagi pemegang saham lama yang tidak ikut serta. Perhatikan harga pelaksanaan dan rasio HMETD sebelum memutuskan.

