PT Nusatama Berkah Tbk (NTBK) melaporkan telah merelealisasikan dana hasil penawaran umum (IPO) senilai Rp66 miliar per 30 Juni 2026. Jumlah ini sekira 94,28 persen dari total Rp70 miliar.
Dilansir dari keterbukaan informasi BEI, Senin (13/7/2026), realisasi dana hasil IPO tersebut digunakan untuk modal kerja bernilai Rp58,02 miliar, mesin Rp3,47 miliar, dan Rp4,50 miliar untuk perluasan area produksi.
Alhasil, dana hasil IPO tersisa sebanyak Rp532,40 juta. Dana ini ditempatkan sebagai giro pada Bank Permata, yang nantikan akan perseroan gunakan untuk pembelian mesin.
Sebagai informasi, NTBK resmi membukukan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 9 Februari 2022. Dalam penawaran ini, NTBK menyebar 700 juta saham atau sekitar 25,93 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh, dengan harga Rp100 per sahamnya.
Dana yang terhimpun dari masyarakat melalui Penawaran Umum ini adalah bernilai Rp70 miliar dan akan digunakan perseroan untuk meningkatkan performa perusahaan, antara lain untuk modal kerja, pembelian mesin, dan perluasan area produksi. Rencana tersebut diharapkan untuk mendorong kinerja perusahaan dan meningkatkan penjualan Nusatama Special Vehicle.
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

